Why So Serious ?

Kita memang hidup berada di tengah tengah dinamika yang terus berjalan, persoalan yang berbeda beda datang dengan silih berganti seolah olah hal itu tidak akan pernah ada usainya.

Saya yakin hampir setiap orang merasakan hal tersebut, seperti kondisi dimana semual hal yang terjadi terasa menjemukan, membosankan, dan menyebalkan.

Kita lelah dengan rutinitas yang kita jalani, kita lelah kondisi yang tidak bisa kita atasi, kita lelah dengan masalah yang datang menghampiri, dan kita dengan semua ini yang kita inginkan hanyalah supaya semua hal ini segera berakhir.

Saya pernah membaca bahwa manusia setidaknya tidak bisa mengontrol 10% atas kejadian yang menimpa dirinya, seperti misalnya hujan, macet, bencana, dan lain lain, kemudian 90% lagi sisanya berada di tangan dirinya.

Persoalan 10% apakah seseorang akan menganggapnya masalah, kesialan, atau bencana ?, kita tidak tahu tapi satu yang pasti adalah kondisi itu akan kita dapati.

Ketika kita menghadapi suatu masalah atau persoalan, pernahkah ada yang mengatakan kepada kamu kalimat yang seperti ini ? “Serius Amat!?” atau “Jangan Terlalu Serius!, Santai Aja” atau kalimat lainya yang serupa ?.

Pastinya ada bukan ?, lalu apa tanggapan kalian ?, saya coba sepertinya kalian hanya akan tersenyum, tidak begitu ditanggapi, dan menganggap perketaan tersebut seperti angin lalu.

Why So Serious

Akhir akhir ini kita di remaikan dengan sebuah tokoh film yang cukup unik dan kontroversi karena memiliki quote dan filosofi yang mendalam. Salah satu quote nya terkenal yaitu Why So Serious ? (Serius Amat ?).

Why So Serious ?

Oh ya Joker ini adalah tokoh Antagonis (Penjahat) di dalam filmnya, maka dari itu kita buang terlebih dahulu kelakuan dan tingkah jahatnya si Joker ini. Mari kita fokus ke Quote nya.

Nah jika kita lihat dari sudut pandang Joker dalam film berarti dia memiliki pandangan terhadap semua hal yang terjadi pada dirinya adalah hal yang menyenangkan, apa yang dilakukanya adalah kebahagian baginya, dia selalu bergembira dan tertawa seolah didalam dirinya tidak ada beban sama sekali.

Apabila Quote ini kita pakai dalam aktifitas sehari hari apa yang akan terjadi ?

Saya tiap hari berangkat ke kantor melewati jalanan yang macet, jika kamu mejadi saya apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapi kemacetan tersebut ? kamu akan kesal, marah marah, sulap salip dengan pengendara lain, cekcok dengan pengendara lainya, dan menekan klakson sekeras kerasnya.

Tapi bagaimana jika kita menerapkan Quote Why So Serious ?, maka yang akan kamu lakukan adalah berhenti sejenak, damaikan hati, tenangkan hati, menoleh memori kebelakang menyadari banyak hal yang telah kamu lalui dan tidak melupakan bahwa semua hal yang terjadi adalah bagian dari kehidupan dan pembelajaran yang pada akhirnya adalah untuk mendewasakan diri.

Benar kata penyanyi dangdut Cita citata bahwa bahagia itu memang sederhana, Why So Serious ?

Yuk kita goyang dumang dulu biar santai, gak terlalu serius, dan juga mengendurkan saraf otak kita yang tegang.

Langsung Sikat, Tarik Mang….

Tinggalkan Balasan