Gejala, Penyebab, Dan Pengobatan Keracunan Makanan

Keracunan Makanan, pastinya hal tersebut merupakan peristiwa yang sangat tidak menyenangkan sekali bagi kamu yang pernah mengalaminya karena hal tersebut bisa saja merusak kegiatan sehari hari kamu mulai dari gejala ringan sampai dengan gejala yang berat seperti sakit perut, mual, muntah, diare, demam, keram, bahkan sampai kematian. ya benar kalian tidak salah baca sampai bisa menyebabkan kematian, kalian pasti sering mendengar orang yang meniggal karena keracunan makanan secara massal dari sebuah acara pesta. Gejala gejala tersebut terjadi mulai dari beberapa menit, jam, sampai hari setelah kamu mencerna makanan yang sudah rusak.

Namun meskipun begitu sebenarnya peristiwa keracunan makanan ini tidak perlu membutuhkan pengobatan yang khusus untuk meredakan gejala gejala yang terjadi asalkan ditangani dengan pertologan pertama dengan tepat, Nah maka dari itu pada artikel ini mimin mau berbagi beberapa cara untuk mengatasi dan meredakan dari keracunan makanan. Baiklah mimin akan jelaskan semuanya secara lengkap dan jelas jadi baca terus artikelnya sampai selesai.

Ada istilah lebih baik menjaga atau merawat dari pada harus memperbaiki, Nah lebih baik kamu menghindari dari pada mengobati keracunan makanan supaya kamu bisa menghindari hal tersebut kamu harus tahu beberapa penyebab terjadinya keracunan makanan, berikut adalah beberapa penyebabnya diantara lain :

  1. Tidak menyimpan makanan pada suhu yang tepat seperti menyimpan makanan pada kulkas terutama makanan seperti dagin dan makanan olahan dari susu.
  2. Tidak memasak makanan secara merata atau setengah matang terutama makanan yang dibuat dari olahan daging.
  3. Meninggalkan makanan matang disuhu yang hangat terlalu lama.
  4. Mengkonsumsi makanan yang sudah kadaluwarsa.
  5. Kontaminasi silangan, memakai alat seperti pisau atau talenan bekas yang tidak dicuci terlebih dahulu.

Kemudian setelah kamu tahu penyebabnya kamu juga harus tahu ciri cirinya supaya kamu bisa mengetahui apakah sesuatu yang sedang terjadi ini merupakan peristiwa keracunan makanan atau bukan maka kamu harus tahu terlebih dahulu beberapa gejala dari keracunan makanan. Gejala keracuanan makanan terjadi setelah mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh bakteri atau virus, gejalanya muncul beberapa menit sampai 3 hari kemudian setelah mengkonsumnsi makanan itu. Gejala umum yang terjadi biasanya akan terasa mual dan ingin muntah muntah kemudian terasa sakit perut dan keram dan juga mengalami diare, Nah kebanyakan orang menyepelekan gejala gejala diatas dan menganggap hal tersebut lumrah terjadi.

Sedangkan untuk mengatasi keracunan makanan ada dua cara, tergantung dari seberapa parah keracunan akibat makanan tersebut karena setiap orang pasti merasakan gejala keracunan yang berbeda beda.

Pertama mengatasi keracunan makanan tanpa memerlukan pengobatan khusus untuk meredakan gejala gejala yang muncul kamu cukup dengan banyak istirahat dan juga banyak minum air supaya tidak terkena dehidrasi karena apabila kamu mengalami dehidrasi gejala yang terjadi akan semakin parah dan masa pemulihan akan menjadi lebih lama dan bagi kamu yang mudah terkena dehidrasi sebaiknya kamu meminum rehidrasi oral atau oralit. Oralit berfungsi untuk menggantikan glukosa, garam dan mineral penting yang hilang akibat diare dan muntah.

Kedua mengatasi keracunan dengan memerlukan pengobatan dokter hal ini harus kamu lakukan apabila mengalami gejala yang parah seperti mengalami demam tinggi, mengalami gejala sakit perut dan muntah parah, mengalami dehidrasi hebat, atau yang mengalami keracuanan makananya adalah seorang bayi. Keracunan makanan juga bisa memberikan dampak yang parah apabila terjadi pada orang yang memiliki daya tahan tubuh sangat lemah diataranya seperti orang yang menderita diabetes, gagal ginjal, gagal jantung, orang tua berumur 65 tahun keatas dan juga seorang bayi.

 

 

2 tanggapan untuk “Gejala, Penyebab, Dan Pengobatan Keracunan Makanan

  • Agustus 2, 2018 pada 9:28 AM
    Permalink

    Terima kasih atas info yang sangat bermanfaat ini. Istri saya juga pernah mengalami keracunan, Alhamdulillah tidak terlambat diobati. Memang kondisi fisik langsung ngedrop, buang air besar terus menerus merupakan salah satu indikasinya

Tinggalkan Balasan