Berhijrah, Membuat Slogan Slogan Agamis

Jangan hukum masa depan mu dengan kondisi hari ini
Bila mana hari ini belum sesuai harapan
Allah maha kuasa untuk merubahnya dalam sekejap
Maka dari itu kembalilah kepada Allah, ingat Allah, karena kita punya Allah

Slogan Agamis

Itu adalah salah satu status aplikasi chatting gw akhir akhir ini yang dikutip dan gw ambil dari salah satu video di youtube channel INJO.

Sontak langsung menimbulkan komentar komentar yang isinya menggambarkan rasa keheranan dari orang orang yang membacanya.

Mau tidak heran gimana orang tau gw ini bukan termasuk golongan anak muda yang suka membuat status di media social atau aplikasi chatting, tidak ada angin tidak ada kilat tiba tiba bikin status apalagi statusnya bijak soal keagamaan.

Waduh Luar Biasssyaaah yah.

Tapi tentunya tidak akan ada akibat tanpa ada sebab, gw tidak akan tiba tiba buat status tanpa adanya penyebab. Lalu apa ?. Baiklah dari sini kita mulai masuk ke topik menarik pembahasan artikel hari ini dan penyebabnya adalah Hijrah

Berhijrah
Berhijrah

Iya Hijrah, satu kata yang dapat membius siapa saja.

Fenomena Hijrah

Jadi akhir akhir ini apalagi sekarang sedang dalam bulan ramadhan tentunya hijrah menjadi salah satu topik yang begitu menarik dan banyak dicari oleh kebanyakan umat muslim di dunia dan itu termasuk gw sendiri.

Di indonesia itu sendiri hijrah sedang gencar gencarnya masuk kesemua golongan masyarakat bukan hanya kaum paruh baya yang telah mapan tapi juga masuk juga kalangan pemuda serta remaja.

Dari keadaan tersebut telah menciptakan banyak organisasi organisasi yang mengajak kesemua orang untuk mulai berubah dan berhijrah seperti lagu ini nih.

Balik ke cerita gw, karena gw tertarik akhirnya memutuskan untuk mulai mendalami yang namanya hijrah itu, sehari dua hari sampai seminggu gw terus mencari tahu, mendengarkan hal hal yang baik dan sambil menerapkanya sedikit demi sedikit merasa semuanya berjalan dengan lancar. Tapi kemudian…

Hari ini gw mulai merasa cape dan berpikir apa sih yang sedang gw lakukan ?, apakah benar gw tertarik dengan hijrah dan ingin melakukanya ?, atau kah gw cuma ingin hijrah karena alasan ikut ikut orang lain karena sedang trend ?

Ya mungkin penyebabnya karena gw salah memaknai kata hijrah ini dan hijrah dengan mengikuti trend dunia. Padahal sebenarnya hijrah tidak bisa dilakukan karena trendy atau urusan duniawi, hijrah harus dilakukan dengan hati karena apabila hatinya baik maka akan baik pula semuanya.

Makna Berhijrah

Semua prilaku meninggalkan segala hal yang buruk, negatif, maksiat, kondisi yang tidak kondusif, menuju keadaan yang lebih yang lebih baik, positif dan kondisi yang kondusif tidak akan bisa dibilang hijrah apabila hatinya masih mementingkan dunia dibandingkan takwa kepada tuhan.

Berhijrah tidaklah mudah seperti membalikan telapak tangan, tidak hanya dengan berbuat baik, berpakaian syar’i. membuat sogan-slogan, berfoto menggunakan gamis syar’i, apalagi dengan tujuan untuk dilihat publik dan mencari pengakuan masyarakat.

Berhijrah yang sesungguhnya berasal dari hati manusia dengan tujuan memperbaiki hidupnya untuk menjadi lebih baik lagi untuk bekal diakhirat nanti.

Tinggalkan Balasan